Lowongan Kerja Terbaru English Smart Bandarjaya Lampung Tengah

KarirLampung.com - Lowongan Kerja Terbaru English Smart Bandarjaya - Closing Date: 11 Februari 2014 - English Smart, adalah Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris yang melayani pendidikan Bahasa Inggris bagi anak-anak usia TK sampai dengan pembelajar dewasa. Saat ini kami sedang membutuhkan tenaga kerja sebagai berikut:

1. Branch Manager Trainee (BM),
2. Full time Teacher (T), dan
3. Marketing Executive (M)


Job Desc:
1. Branch Manager Trainee (BM), belajar melaksanakan tugas-tugas pengelolaan Cabang English Smart.
2. Full timer Teacher (T), melaksanakan tugas pengajaran kepada siswa-siswa English Smart.
3. Marketing Executive (M). Merancang dan melaksanakan pekerjaan Public Relation & Marketing bagi English Smart.

Persyaratan:
1. Alumni S1, lebih disukai yang sudah berpengalaman (untuk BM).
2. Alumni S1/D3, pendidikan bahasa Inggris (untuk T)
3. Alumni S1/D3, lebih disukai yang sudah berpengalaman (M)

Kirim lamaran lengkap via email atau via pos paling lambat tanggal 11 Februari 2014 ke:
English Smart Bandarjaya
Jl. Imam Bonjol No.3 Yukumjaya, Kec.Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
email: smart.learn_ctr@yahoo.com
Telp. 0725-528066

Lowongan Kerja Terbaru English Smart Bandarjaya Lampung Tengah

Sumber informasi: HRD English Smart Bandarjaya via submit form KarirLampung.com, tanggal 3 Februari 2014

Jangan lupa, follow kami di Twitter @KarirLampung dan Facebook KarirLampungDotCom. Semoga informasi Lowongan Kerja Lampung Terbaru di KarirLampung.com yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.

Paranormal klaim bantu Jokowi geser hujan dari Jakarta


Ratusan paranormal secara swadaya dan tanpa koordinasi langsung dengan Jokowi mengklaim terlibat dalam upaya pemindahan hujan dari ibu kota Jakarta. Pemindahan hujan ini bertujuan secara khusus untuk memperlancar proyek pengendalian banjir yang masih diupayakan secara keras oleh Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Klaim terlibat prosesi pemindahan hujan disampaikan oleh Subarno alias Kiai Bolong. Menurut dia, ada ratusan paranormal yang terlibat dalam upaya pemindahan hujan di ibu Kota Jakarta.

"Semua (paranormal) mendukung, kalau Jakarta baru dibenahi. Supaya tender-tender proyek pengerjaan saudara-saudara kita menyangkut perbaikan dalam upaya mencegah banjir bisa dikerjakan proyeknya. Kalau diserang hujan terus susah. Biar terang Jakarta. Membuktikan kerja anggotanya Jokowi. Bisa terang pelaksaan proyeknya kan bisa dilihat," ungkap warga Kota Semarang yang mengaku sering bertemu dengan Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri ini. 

Kiai Bolong menyatakan, hujan dari Ibu Kota Jakarta tidak hanya dipindahkan ke laut. Melainkan justru dibuang ke wilayah-wilayah yang penduduknya yang bercocok tanam sebagai petani. Kyai Bolong menolak untuk menjelaskan bagaimana pelaksanaan teknis ratusan paranormal memindahkan hujan dari ibu kota Jakarta ke tempat lain.

"Kalau soal bagaimana caranya itu rahasia. Kita justru dorong hujan ke daerah-daerah kan itu tidak jadi masalah. Kita buang ke daerah pertanian-pertanian. Kemudian lahan kering yang diharapkan bisa ditanami," ungkap Kiai Bolong, paranormal yang mengaku pernah dititipi tongkat komando Presiden Soekarno untuk diberikan ke Megawati ini.

Kiai Bolong menyatakan justru masyarakat Ibu Kota Jakarta harus bersyukur. Selain banjir tidak lagi melanda, proyek pengendalian banjir bisa dilakukan oleh Jokowi.

"Kerjaan Jokowi beres. Maka Jokowi tidak dikuyo-kuyo soalnya mereka ingin benahi Jakarta betul-betul. Kita yakin, Jokowi-Ahok bisa benahi Jakarta dengan betul-betul. Masak ibu kota kok tenggelam," ungkap Kiai Bolong sambil senyum terkekeh-kekeh.

Kiai Bolong menilai pemindahan hujan dari ibu kota Jakarta berjalan efektif. 

"Jelas efektif. Nek awake dhewe kenal alam dongo dikabulke bersyukur (kalau kita semua kenal dengan alam kemudian berdoa dikabulkan tidak hujan harusnya bersyukur). Ndelokke anak putu di Jakarta ngunu mesakke (melihat anak cucu jadi korban banjir di Jakarta kasihan)," ucapnya.

Kiai Bolong menjelaskan, ratusan paranormal dari berbagai aliran itu dengan tanpa koordinasi dan kompensasi apapun mereka terkontak dengan sendirinya.

"Apalagi Jokowi-Ahok kan mau buat waduk. Digenter banyu terus ora iso kerjo terus piye. Ora iso nyambut gawe udan terus, (diguyur hujan terus. Tidak bisa bekerja terus bagaimana?)" pungkas Kiai Bolong kepada merdeka.com.



Sumber

Kritik Artikel “Ihwal Budaya Politik Kita” yang ditulis oleh Masdar Hilmy

Saya setuju dengan pendapat Masdar Hilmy dalam tulisannya yang berjudul “Ihwal Budaya Politik Kita” bahwa para calon anggota legislatif harus menyadari konstelasi politik mutakhir menjadi sesuatu yang imperatif dan mereka bisa belajar dari para senior mereka supaya mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama dengan pendahulunya. Mereka harus melakukan perubahan mendasar di tingkat paradigmatik agar masyarakat mau “membeli” apa yang mereka tawarkan. Jika para calon anggota legislatif mengabaikan pengetahuan ini, dapat dipastikan yang terjadi hanyalah repetisi dan replikasi belaka.
Nampaknya pemilihan umum tahun ini tak ada bedanya dengan pemilihan umum sebelumnya. Peristiwa pemilu kali ini juga tampaknya tidak akan membuat masyarakat memiliki harapan dan optimisme baru. Bahkan mungkin masyarakat semakin tidak memiliki kepercayaan pada para anggota legislatif yang mencalonkan diri. Dibenak mereka pasti masih terbayang-bayang para kader-kader partai politik yang jelas-jelas meneriakkan “Bilang tidak pada korupsi!” tapi justru menjadi tersangka utama dalam kasus-kasus korupsi.
Masyarakat dibuat semakin bingung dengan banyaknya calon-calon anggota legislatif yang ada. Sebagian besar masyarakat bahkan tidak mengenal satupun dari para caleg-caleg tersebut. Alhasil, mereka lebih baik golput atau merusak kertas suara daripada mereka memilih orang yang salah untuk memimpin mereka. Akan tetapi, sekarang ini telah banyak masyarakat yang lebih teliti dalam memilih. Walaupun tidak mengenal satupun dari para caleg-caleg tersebut, mereka tetap menggunakan hak mereka dengan baik. Sebelum hari pemilihan umum, mereka yang memiliki waktu luang akan menyempatkan diri untuk mencari tahu siapa calon-calon legislatif di daerah mereka. Melalui media internet, mereka akan mencari tahu mengenai prestasi-prestasi apa saja yang telah diraih oleh para caleg. Dan berbekal informasi tersebut, mereka akan menentukan pilihan mereka. Tapi, bagi mereka yang tidak memiliki waktu, ada yang memilih berdasarkan gelar kesarjanaannya.
Saat ini sebagian besar masyarakat sudah pandai dalam memilih calon pemimpin mereka. Mereka tidak akan memilih caleg yang berpolitik uang hingga timbul jargon “Terima uangnya, jangan pilih orangnya!” Memang seharusnya begitu. Meskipun di Amerika Serikat tidak mempermasalahkan politik uang, tapi di negara kita, Indonesia. Hal tersebut termasuk pelanggaran hukum dan mereka yang melakukan politik uang akan dijatuhkan sangsi. Tapi walaupun begitu toh masih banyak caleg-caleg yang melakukannya tanpa sepengetahuan pihak yang bertanggung jawab.
Menurut Masdar Hilmy, Indonesia menganut budaya politik neopatrimonialisme, yaitu politik yang berjalan secara formal-struktural. Artinya, terdapat pencampuran antara dominasi patrimonial dan birokrasi legal-rasional (Erdmann & Angel, 2006; 18). Dalam politik neopatrimonialisme, pola ketaatan klien kepada patron seringkali didasarkan pada motif-motif ekonomi dan pragmatisme rasional. Oleh sebab itu, kasus korupsi yang terjadi di era Reformasi ini lebih sulit diuraikan karena melibatkan struktur politik birokrasi yang jauh lebih canggih, rumit, dan substil. Korupsi dilakukan bukan secara individual dan dapat diendus secara individual pula, melainkan secara institusional-struktural.
Banyaknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia terjadi karena kurangnya sifat kejujuran dari setiap individu. Hal ini disebabkan karena kita tidak dilatih untuk selalu bersifat jujur dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, guru tidak akan mengambil tindakan bila melihat siswanya mencontek. Guru hanya akan mengingatkan siswanya secara halus sehingga membuat siswanya mencontek berkali-kali. Padahal ada baiknya guru menghukum siswa yang ketahuan mencontek karena setidaknya hal tersebut akan membuat jera siswa sehingga siswa tersebut tidak akan berbuat curang dalam ulangan lagi. Sebagai generasi muda yang diharapkan oleh negara, sebaiknya kita melatih kejujuran sedari dini untuk mengurangi kasus-kasus korupsi di kemudian hari.

Unik Banget !! Komik Bisa Jadi Pot !!

Anda sedang mencari media tanam yang unik danbeda? kenapa tidak menggunakan setumpuk komik bekas. Artis Jepang bernama KoshiKawachi memanfaatkan komik sebagai media tanam, karyanya ini dinamakan MangaFarming. Caranya mudah, cari tatakan, setumpuk komik, dan segenggam benih.Benih lobak, basil, brokoli, atau kemangi bisa ditanam.

Tanam benih diatasnya, pastikan mendapatsiraman air, lalu taruh di tempat yang terkena sinar matahari dan berangin.Beberapa hari kemudian kecambah akan mulai tumbuh

Karyanya ini juga dipajang di Matsuzakayadepartment store di Nagoya, bahkan tanaman tetap dapat tumbuh dibawah sinarbuatan.






 






Sumber

Lowongan Sales Counter Salim Jaya Motor Lampung Timur

Lowongan Salesman, Sales Counter & Koordinator Salim Jaya Motor Lampung Timur - Honda Salim Jaya Motor Lampung Timur sedang membutuhkan tenaga kerja sebagai berikut:

1. Salesman (30 orang)
2. Sales Counter (2 orang)
3. Koordinator (2 orang)

Persyaratan:
- Pria/wanita (1,2,3)
- Pendidikan min SLTA Sederajad (1), D3/S1 (2,3)
- Dapat mengoperasikan komputer (2,3)
- Memiliki kendaraan sendiri (2,3)
- Memiliki SIM C (1,2,3)
- Dapat bekerjasama dalam team maupun individu (1,2,3)

Salim Jaya Motor Lampung Timur

Antarkan langsung lamaran Anda ke:
Salim Jaya Motor 1 Pekalongan Lampung Timur, Telp. 0721-7611264
Salim Jaya Motor 2 Sribhawono Lampung Timur, Telp. 0721-661020

Lamaran Anda kami terima paling lambat 2 minggu setelah iklan ini diterbitkan.

Sumber informasi lowongan kerja: Radar Lampung, 12 April 2013 

Semoga informasi Lowongan Kerja Lampung Terbaru yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.